Anak anak vs kerjaan itulah yang menggambarkan kondisi senin, 20 april 2015
terpaksa harus bolos kerja demi anak anak..itula yang bisa dilakukan sebagai bukti bahwa walaupun sebagai wanita pekerja, bagiku keluarga tetap nomor satu ^^
yaaa…gimana lagi dong gak tega rasanya nitip anak-anak ke tetangga selain malu dan tkut ngerepotin kasian anak anak juga sebenernya..belum tentu mereka nyaman.
Pilihan nanny sementara masih jatuh pada bi uni. Bibinya anak anak yang sama-sama punya balita juga sih masih setaun.. repot juga sebenrnya dia tapi memilihnya untuk mendampingi anak anak adalah keputusan paling tepat..karena kami sudah tau karakter dan iklim pengasuhan anak di keluarga cieeee ..
Sebenernya bi uni udah dibooking dr hari sabtu, tetapi berhubung anaknya arka baru sehat jadi nggu kondisinya benar benar fit biar bisa anteng menikmati perjalanan banjaran-tanjugsari.
Menurut janjinya sih selasa besok baru bisa berangkat..OMG besok terancam bolos lagi nih -_- padahal tadi malem ada telpon dari orang tua siswa yang ingin konsul tentang anaknya kelas 7D tidak mau sekolah karena merasa diancam oleh teman sesama kelas 7 juga…
Jumat, 24 April 2015
full mom - day 2
![]() |
| asyiknya duduk di depan |
‘Pada hari Minggu kuturut ayah ke kota
Naik delman istimewa kududuk di muka
Kududuk disamping pak kusir yang sedang bekerja
Mengendali kuda supaya baik jalannya…
tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk....
Itulah gambaran yang cuco dengan aktivitas kami hari ini..setelah selesai beres beres rumah..faqih minta diantar membeli kertas binder ke alun-alun untuk melengkapi koleksinya (heran sebenernya anak kecil sekarang ko ya udah kenal binder segala…emaknya aja mlai pake binder itu zaman kuliah hahha)
Berhubung terakhir ke toko alat tulis yang dialun-alun koleksinya gak terlalu bagus, jadinya ibu menyarankan untuk beli di pasar biar lebih kumplit. Sudah terbayang untuk mengajak anak anak naik delman sekalian jalan jalan…ternyata gayung bersambut, baru saja kita berdiri di pinggir jalan buat nyetop angkot..ada deman lewat (kayaknya sih baru antar penumpang karena jarang-jarang ada delman menuju kearah pasar).
Tantangan 10 Hari, Full Mom
Mulai sekarang sampai sepuluh hari kedepan akan menjadi hari hari ekstra untukku, biar semangat dan jadi bikin seru kita bikin kondisi ini menjadi “tantangan 10 hari, full mom”
Day 1
Sabtu, 18 april 2015 perjalanan seru antara ibu (hanya ibu) dan anak dimulai…kenapa hanya ibu soale pak suami mendapat tugas untuk membimbing umroh selama 10 hari.
![]() |
| bawaannya pak adhi |
Dari jadwal keberangkatan, diharuskan kumpul jam 11 malam hari sabtu di pusdai karena jam 1 dini hari rombongan berangkat ke bandara soeta untuk naik pesawat ke mekkah jam 11.00 (minggu).
Pagi pagi kami ditraktir pak suami sarapan di alun alun sambil menemaninya jalan santai mengitari taman..anak anak senang sekali bisa memilih menu sarapan yang mereka inginkan.. “nasi kuning” pun menjadi pilihan sambil menikmati udara pagi alun alun tanjungsari.
Minggu, 19 April 2015
Semangat Belajar Blog
Rencana membuat blog yang sudah diimpi impian sejak lama akhirnya bisa kesampaian juga…beberapa tahun yang lalu, hati ini sudah kadung jatuh cinta sama desainnya mba lala dari digital mommie yang bikin mata betah untuk berlama lama mantengin web nya….
Seiring dengan kesibukan kerja dan mengurus empat anak, barulah akhir maret 2015 bisa bergabung dengan kelas tutorial basic blogger nya digital mommie..
Jujur saya adalah newbie di dunia blogger…walau sempet waktu masih anak satu, beli buku tentang cara membuat blog..sempat membuat blog alakadarnya…namun tampilannya ko serasa kaku ya, kurang puas dengan hasilnya..selain itu packaging materi yang disampaikannya tergolong formal jadinya agak membuat cepat boring untuk belajar *-^ atau entah karena pengaruh saya orang visual kali ya hahahahah….
Momen tak pernah terulang. Membuat dokumentasi adalah membuat momen tertuliskan. Menulis adalah membuat sejarah karena sejarah merupakan kumpulan tulisan dan dokumentasi tentang aneka peristiwa di masa lalu.
Apakah Anda membuat blog berisi catatan perkembangan anak Anda, catatan perjalanan karir Anda, dokumentasi kegiatan organisasi, proses pembangunan sebuah kota, dan berbagai tema diari Anda, itu semua merupakan dokumentasi sejarah.
Ketika masanya telah lewat, dokumentasi sejarah itu bisa dinikmati, baik dengan senyum ringan penuh kenangan, keharuan, atau bisa menjadi catatan atas peristiwa penting.
Langganan:
Postingan (Atom)


